Pentingnya Implementasi Cobit Bagi Perusahaan IT

Pentingnya Implementasi Cobit Bagi Perusahaan IT

Pentingnya Implementasi Cobit Bagi Perusahaan ITPentingnya Implementasi Cobit Bagi Perusahaan IT – COBIT 5 adalah Teknologi Informasi dapat membantu membuat keputusan pada tingkatan manajerial, akan tetapi penerapan Teknologi Informasi membutuhkan biaya yang cukup besar dengan resiko kegagalan yang tidak kecil. Untuk membuat penerapan Teknologi Informasi di dalam perusahaan dapat digunakan secara maksimal, maka dibutuhkan pemahaman yang tepat mengenai konsep dasar dari sistem yang berlaku, teknologi yang dimanfaatkan, aplikasi yang digunakan dan pengelolaan serta pengembangan sistem yang dilakukan pada perusahaan tersebut.

COBIT 5 adalah a set of best practice (framework) bagi pengelolaan teknologi informasi (IT management) yang secara lengkap terdiri dari: executive summary, framework, control objectives, audit guidelines, implementation tool set serta management guidelines yang sangat berguna untuk proses sistem informasi strategis.

Control Objectives for Information and related Technology (COBIT) berguna bagi IT users dalam memperoleh keyakinan atas kehandalan sistem aplikasi yang dipergunakan. Sedangkan para manajer memperoleh manfaat dalam keputusan saat menyusun strategic IT plan, menentukan information architecture, dan keputusan atas procurement (pengadaan/pembelian) inventaris organisasi.

COBIT dirancang terdiri dari 34 control objective yang tercermin di dalam 4 domain (IT Governance Institute, 2007)

1. Plan and Organise (PO), Secara umum domain ini meliputi strategi dan taktik, serta identifikasi bagaimana TI dapat berkontribusi terhadap pencapaian sasaran bisnis. Domain ini dibagi ke dalam 10 fase dalam prosesnya, yaitu:

PO1: Mendefinisikan rencana strategis TI

PO2: Mendefinisikan arsitektur informasi

PO3: Menentukan arahan teknologi

PO4: Mendefinisikan proses TI, organisasi dan keterhubungannya

PO5: Melelola investasi TI

PO6: Mengkomunikasikan tujuan dan arahan manajemen

PO7: Mengelola sumber daya TI

PO8: Mengelola kualitas

PO9: Menaksir dan mengelola resiko TI

PO10: Mengelola proyek

2. Acquire and Implement (AI), Domain ini menggambarkan bagaimana perubahan dan pemeliharaan dari sistem yang ada selaras dengan sasaran bisnis. Domain AI terbagi menjadi tujuh proses TI yang dapat dilihat pada tabel berikut:

AI1: Mengidentifikasi Solusi Otomatis

AI2: Memperoleh dan Memelihara Software Aplikasi

AI3: Memperoleh dan Memlihara Infrastruktur Teknologi

AI4: Memungkinkan Operasional dan Penggunaan

AI5: Memenuhi Sumber Daya TI

AI6: Mengelola Perubahan

AI7: Instalasi dan Akreditasi Solusi beserta Perubahannya

3. Deliver and Support (DS), Domain ini mencakup penyampaian hasil aktual dari layanan yang diminta, termasuk pengelolaan kelancaran dan keamanan, dukungan layanan terhadap pengguna serta pengelolaan data dan operasional fasilitas, yang meliputi:

DS1: Mengidentifikasi dan Mengelola Tingkat Layanan

DS2: Mengelola Layanan Pihak Ketiga

DS3: Mengelola Kinerja dan Kapasitas

DS4: Memastikan Layanan yang Berkelanjutan

DS5: Memastikan Keamanan Sistem

DS6: Mengidentifikasi dan Mengalokasikan Biaya

DS7: Mendidik dan Melatih Pengguna

DS8: Mengelola service desk

DS9: Mengelola Konfigurasi

DS10: Mengelola Permasalahan

DS11: Mengelola Data

DS12: Mengelola Lingkungan Fisik

DS13: Mengelola Operasi

4. Monitor and Evaluate (ME), Domain ini terkait dengan kinerja manajemen, kontrol internal, pemenuhan terhadap aturan serta menyediakan tata kelola. Fungsi doman ini sendiri adalah untuk memastikan seluruh proses TI dapat dikontrol secara periodik yang bermaksud untuk menjaga kualitas dan pemenuhan kebutuhan pasar. Berbeda dari domain yang lain, ME hanya terdiri dari 4 proses TI, yaitu:
ME1: Mengawasi dan Mengevaluasi Kinerja TI

ME2: Mengawasi dan Mengevaluasi Kontrol Internal

ME3: Memastikan Pemenuhan terhadap Kebutuhan Eksternal

ME4: Menyediakan Tata Kelola TI

Implementasi COBIT dipercaya dapat membantu perusahaan dalam hal meningkatkan pendekatan/program audit, mendukung audit kerja dengan arahan audit secara rinci, memberikan petunjuk untuk IT governance, sebagai penilaian benchmark untuk kendali IS/IT, meningkatkan control IS/IT, dan sebagai standarisasi pendekatan/program audit.
IT Governance Indonesia ( ITGID ) merupakan lembaga pengembangan bidang teknologi informasi, ITGID siap membantu perusahaan anda mencapai tujuan yang diharapkan, dengan mengadakan Pelatihan COBIT 5.

Demikian artikel kali ini tentang Pentingnya Implementasi Cobit Bagi Perusahaan IT, semoga bermanfaat

Chat SOFI
1
📫 Butuh bantuan? Chat kami
Diskusi Bareng SOFI
Hai Sobat, butuh seseorang untuk diskusi masalah pekerjaan? Diskusi bareng SOFI aja sini