Bekerja efektif dan efisien dengan Delegasi

Bekerja efektif dan efisien dengan Delegasi

Sobat, Apakah saat ini Anda sudah merasa bekerja efektif dan efisien?

Seiring dengan bertambahnya waktu, pengalaman dan kepercayaan perusahaan kepada Anda, maka tanggung jawab dan pekerjaan Anda juga akan bertambah. Tanggung jawab ini bisa dalam bentuk pekerjaan yang lebih banyak atau jabatan strategis di perusahaan. Di satu titik mungkin Anda akan merasa kewalahan karena terlalu sibuk bekerja, banyak goals yang belum tercapai karena Anda terlalu fokus pada hal-hal teknis. Akhirnya berimbas pada tuntutan perusahaan yang tidak bisa Anda penuhi. Bagaimana solusinya?

Di Artikel ini, Anda akan belajar bagaimana agar pekerjaan Anda lebih efektif dan efisien sehingga tanggung jawab Anda tetap terpenuhi dan tujuan perusahaan sangat mungkin Anda capai. Solusinya adalah dengan Delegasi.

 

Apa itu delegasi?

Delegasi adalah pelimpahan wewenang seseorang pada orang lain untuk mengerjakan suatu atau beberapa hal dengan pengawasan dan hasil tetap berada di tangan pemberi delegasi.

Umumnya pemberi delegasi adalah yang memiliki jabatan atau otoritas yang lebih tinggi dari si penerima delegasi. Kegiatan ini paling sering terjadi dalam dunia kerja dan hanya terjadi sesekali dengan jenis pekerjaan yang tidak biasa dikerjakan si penerima delegasi.

Ini adalah kegiatan sepele tapi penting dilakukan di waktu-waktu tertentu agar suatu pekerjaan berjalan efektif dan efisien. Secara teknis, banyak dibahas di acara pelatihan atau training perusahaan baik secara internal atau eksternal.

3 unsur yang harus ada dalam Delegasi diantaranya:

  1. Pemberi delegasi dengan wewenang
    Unsur paling penting adalah adanya si pemberi delegasi. Pemberi delegasi adalah seseorang dengan integritas, wewenang dan kemampuan mengelola sumber daya yang baik. Mereka memiliki wewenang untuk mengalihkan pekerjaannya. Mereka memiliki hak untuk mengelola sumber daya yang ada di sekelilingnya demi mencapai tujuan pekerjaan tertentu. Itulah kenapa biasanya delegasi terjadi antara atasan dengan bawahan karena sifat delegasi adalah mengalir dari atas ke bawah.
  2. Penerima delegasi dengan akuntabilitas
    Yang menerima delegasi haruslah orang yang bertanggung jawab atas apa yang dibebankan kepadanya. Mereka wajib menyelesaikan pekerjaan tersebut. Mereka mampu menjabarkan hasil dan kendala yang terjadi selama pengerjaannya.
  3. Proses alokasi dan pelimpahan wewenang
    Wewenang yang dilimpahkan harus sesuai dengan posisi, jobdesk dan kemampuan si penerima delegasi. Wewenang juga harus dijelaskan secara rinci agar pemberi dan penerima delegasi mengetahui hubungan dan kewajibannya masing-masing.

Tujuan Delegasi

Tujuan utama sebuah delegasi adalah agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan perusahaan berjalan dengan efektif dan efisien. Tapi ada beberapa tujuan lain yang mungkin kita lupakan:

  1. Sebagai sarana pengembangan karir para pekerja dengan pengalaman bekerja yang lebih variatif.
  2. Membantu atasan dan perusahaan untuk lebih fokus pada hal-hal yang lebih penting dan krusial untuk keberlangsungan perusahaan.
  3. Mengembangkan budaya perusahaan yang dinamis dan bersatu demi keuntungan bersama.

Lalu bagaimana agar delegasi berjalan dengan baik? Ini dia tipsnya

 

Tips ekstra agar delegasi berjalan baik

  1. Berikan pada orang yang tepat.
    Tidak sedikit delegasi yang berakhir dengan kegagalan karena pemilihan orang yang tidak tepat. Karena itu penting agar Anda mampu menilai kapabilitas seseorang dalam mengemban tugas sebelum Anda mendelegasikannya.
  2. Berikan instruksi yang jelas
    Orang yang tepat belum tentu memberikan hasil yang baik jika instruksi yang Anda berikan tidak jelas. Pastikan sebelum mendelegasikan pekerjaan, Anda juga memberikan instruksi yang jelas untuk meminimalisir keselahan dan kebingungan. Bahkan mungkin Anda bisa memberikan batas waktu kapan tugas harus diselesaikan. Ini bisa menjadi acuan si penerima delegasi dalam mengatur waktunya.
  3. Tunjukkan kepercayaan
    Setelah Anda memilih orang yang tepat, memberikan instruksi yang jelas maka selanjutnya percayakan mereka dalam mengerjakan tugasnya. Kepercayaan bisa diwujudkan dengan tidak banyak menuntut atau mengatur. Keleluasaan perlu Anda berikan agar mereka bisa memberikan performa terbaiknya.

Nah itu tadi pembahasan singkat mengenai delegasi. Teknis dan pembahasan lebih dalam mengenai delegasi biasanya akan Anda dapatkan dalam pelatihan kerja perusahaan, training project management atau training perusahaan lainnya baik yang dibuat oleh perusahaan Anda sendiri atau mengundang vendor dari luar seperti SBKI.

SBKI dapat menjadi salah satu referensi vendor pelatihan untuk perusahaan Anda karena di SBKI ada banyak bidang pelatihan yang bisa Anda pilih atau disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi tim kami melalui whatsapp dengan klik link ini